Tujuan dari penyetelan penyemprotan bahan bakar adalah agar pembakaran yang terjadi saat langkah usaha tepat pada waktunya, sehingga diperoleh suatu hasil pembakaran berupa daya yang maksimum.
Penyetelan dilakukan dengan cara menambah atau mengurangi shim adjusting yang terpasang antara fuel injection pump dan gearcase. Ketebalan shim antara 0,15 mm, biasanya terdapat 1-5 lembar shim dengan perubahan timing injection sebesar 1,5° setiap lembarnya.

Petunjuk cara penyetelan :
- Lepaskan ujung injection pipe yang berhubungan dengan nozzle dan aturlah posisinya seperti pada gambar
- Buka fuel cock
- Tempatkan speed control lever pada kedudukan maksimum
- Putarlah flywheel perlahan dengan tangan searah putaran mesin dan perhatikan lubang pada mulut injection pipe
- Apabila dari mulut injection pipe mulai keluar bahan bakar, maka putaran harus dihentikan, dalam hal ini tanda ‘F’ pada flywheel harus tepat bertemu dengan tanda yang tertera pada hopper ataupun tanda pada cover cooling fan
- Apabila tanda ‘F’ tidak tepat dengan tanda, maka ada 2 kemungkinan :
- saat bahan bakar keluar, tanda ‘F’ melampaui tanda berarti waktu penyemprotan terlambat, maka shim harus dikurangi
- saat bahan bakar keluar, tanda ‘F’ berada sebelum tanda berarti waktu penyemprotan terlalu cepat, maka shim harus ditambah.

C79 V-Belt MBI
MF1200 V-Belt MBI
C165 V-Belt MBI
A137 V-Belt MBI
AG8A LB 64 VB MBI AW 70/82
SANWA MTR CDF90L-4
SARANGAN UTUH BAJA N70 SK
RD 65 DI-1S 6.5 RPM 2.200
Kubota Diesel 4 Silinder V2203-E2B-EU-X3
A145 V-Belt MBI
FUEL FILTER, ASSY RD 160/ KND180-190-220-250-315