Silakan Pilih Tim Support Kami sesuai Kebutuhan Anda, Dengan Senang Hati Kami Melayani Anda.

Merawat Traktor Tangan Agar Awet

Merawat Traktor Tangan Agar Awet 1

Traktor Tangan yang dirawat dengan baik mampu berfungsi sampai bertahun-tahun. Namun, ada perbedaan mendasar dalam perawatan traktor dibandingkan kendaraan lain. Selain itu, ada banyak jenis dan merek traktor sehingga tidak ada panduan perawatan traktor komprehensif yang bisa diterapkan secara universal pada semua jenis traktor. Namun, langkah-langkah di bawah ini dapat membantu Anda.

Berikut adalah beberapa pemeriksaan rutin yang harus petani/operator traktor lakukan untuk merawat dan memelihara traktor agar awet dang menguntungkan :

  1. Perhatikan Buku Petunjuk Perawatan Motor Penggerak dan ikuti petunjuk perawatan yang ada. Produsen traktor memberikan instruksi terperinci terkait perawatan dasar perlengkapan traktor, dan saran terbaik perihal cara merawat traktor. Segera miliki kalau Anda tidak mempunyainya.
  2. Mur dan Baut (umur kerja : 25 jam) Sebelum dan sesudah penggunaan traktor mur-baut dan pengikat lain harus diperiksa. JIka dibiarkan kendur akan berakibat bagian-bagian traktor lepas atau patah, atau menimbulkan kerusakan yang lebih berat.
  3. V-belt (umur kerja : 25 jam) Ketegangan v-belt harus tepat. Belt yang dipakai cukup lama akan mengembang dan berakibat kendur, yang akan menyebabkan terjadinya slip. Belt yang terlalu kencang akan mudah rusak dan putaran mesin menjadi terhambat. Pastikan Pulley Utama dan Pulley Mesin Penggerak pada posisi lurus sehingga V-Belt juga terpasang lurus.Saat Tension Pulley bekerja (Tension Handle ditekan ke depan), aturlah kekencangan V-Belt dengan cara membebani tegak lurus di pertengahan panjang V-Belt seberat 2 kg kemudian aturlah Tension Rod Adjusment sehingga defleksi V-Belt sebesar ± 1½ cm.Kontrol kekencangan (tegangan) V-Belt setelah pemakaian 24 jam pertama dan aturlah kembali jika terjadi perubahan.
  4. Bahan bakar Tangki harus terisi cukup bahan bakar, karena tangki kosong akan menyebabkan masuknya udara ke saluran bahan bakar, sehingga traktor akan sulit dihidupkan. Pada saat traktor di simpan sebaiknya jangan biarkan tangki kosong, karena hal ini akan menyebabkan terjadinya pengembunan. Embun yang banyak akna berakumulasi dalam tangki, jika masuk dalam ruang pembakaran maka akan merusak motor.Pemeriksaan bahan bakar dapat dilihat dari selang penduga yang ada di samping tangki bahan bakar.
  5. Saringan bahan bakar Traktor biasa bekerja di lahan yang penuh debu, yang menyebabkan saringan menterap udara yang kotor. Kondisi saringan udara di dalam traktor harus berada dalam kondisi yang baik, agar proses penyaringan udara sempurna. Buka dan bersihkanlah saringan udara secara berkala. Bahan-bakar yang masuk kedalam ruang pembakaran harus betul-betul bersih. Bahan bakar yang kotor akan menyumbat lubang nozel. Kotoran yang mengendap biasanya diperiksa pada mangkuk gelas. Untuk memeriksa elemen saringan, kran bahan bakar harus ditutup terlebih dahulu, sebelum membuka mangkuk gelas.
  6. Sistem Pendingin Biasanya motor traktor menggunakan sistem pendingin air sebagai pendingin, baik tipe radiator maupun kondesor. Periksa keberadaan air dan kebersihan ram radiator.
  7. Tuas Kendali/kontrol Seluruh tuas kendali/kontrol harus beroperasi dengan baik. Dengan beroperasinya tuas kontrol dengan baik, operator dapat mengoperasikan dengan baik pula. Ada beberapa tuas kontrol yang bisa diatur gerak bebasnya, seperti: kopling utama, rem, kopling kemudi, dan gas.
  8. Tekanan ban Tekanan ban harus standart (16,5 psi). Tidak boleh terlalu keras atau kempes. Tekanan kedua ban juga harus sama.
  9. Pelumasan Bagian-bagian yang bergesekan, perlu diberi pelumas, agar tidak timbul gesekan dan panas. Ada beberapa bagian dari traktor tangan yang perlu dilumasi, yaitu : bagian dalam motor. Oli motor ditampung dalam karter, dan dapat diperiksa dengan tongkat penduga. Cukup tidaknya dan kotor tidaknya oli perlu diperiksa. Gigi transmisi. Sama dengan oli motor, oli gigi transmisi juga perlu diperiksa. Kabel kopling kemudi. Periksa kondisi kawat yang ada pada kabel kopling, jangan sampai kering atau bahkan berkarat. Gantilah minyak pelumas Gear Box traktor setelah pemakaian 600 jam, menggunakan minyak pelumas SAE 90-140 sebanyak 3.2 liter. Agar tidak berkarat dan lengket perlu dilumasi dengan oli SAE 30/40 Bagian lain dari traktor yang bergesekan, seperti jari kopling dan cam/pengait kopling utama. Untuk mencegah keausan, perlu dilumasi dengan oli SAE 30/40.
  10. Implemen Implemen yang akan dioperasikan harus betul-betul siap. Kelengkapan implemen perlu diperiksa. Implemen yang bergerak, perlu diberi pelumas.
  11. Peralatan tangan Peralatan tangan yang sering dipakai, terutama yang digunakan untuk mengoperasikan implemen, harus dibawa. Beberapa jenis traktor tangan dilengkapi dengan bagasi tempat peralatan tangan tersebut. Tempat peralatan biasanya dibagian atas traktor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *