Silakan Pilih Tim Support Kami sesuai Kebutuhan Anda, Dengan Senang Hati Kami Melayani Anda.

Macam-Macam Fungsi Seal Dan Cara Mengatahui Ukuranya 1

Macam-Macam Fungsi Seal Dan Cara Mengatahui Ukuranya 1 1

Macam fungsi seal dan mengatahui ukuranya.Seal adalah suatu komponen yang berfungsi untuk mencegah masuk dan keluarnya oli dari suatu celah. Pemakaian seal dari bahan tertentu disesuaikan tipe perapatannya. Pada mesin, ada 2 jenis perapat, yaitu perapatan statis dan perapatan dinamis.Tipe perapatan statis (static seal) digunakan pada komponen yang tidak bergerak. Sehingga gasket digunakan sebagai bahan antara saat menyambung dua komponen atau lebih. Salah satu atau kedua komponen yang disambung tidak bergerak satu sama lain. Sedangkan bahan pembuatnya disesuaikan dengan karakteristik dari bahan yang disambung tersebut. Yang termasuk static seal adalah: O-ring seal, gasket dan liquid gasket.

Fungsi dari seal yaitu:

  • Menjaga kebocoran pelumas (lubrikasi).
  • Menjaga kotoran dan material lain masuk ke sistem.
  • Memberikan batasan cairan supaya tidak tercampur.
  • Melapisi permukaan yang tidak rata.
  • Menjaga agar komponen tidak cepat rusak

Jenis-jenis Seal

  1. Gasket

Gasket-600x400 Macam-Macam Fungsi Seal Dan Cara Mengatahui Ukuranya 1

Gasket secara sederhana gasket dapat diartikan sebagai lapisan yang digunakan untuk berfungsi untuk melapisi sambungan antar flange pada pengerjaanpipa ataupun pada peralatan-peralatan yang berkaitan dengan mesin. Pada umumnya gasket dgunakan untuk mencegah kebocoran dari sambungan (joined) dibawah kondisi bertekanan (compression).

Gasket dapat didefinisikan sebagai bahan atau material yang dipasang diantara dua permukaan benda, di mana di dalamnya terdapat fluida bertekanan, untuk mencegah terjadinya kebocoran. Pada sambungan dua permukaan benda, khususnya pada saat memasang komponen mesin, memerlukan komponen antara. Komponen ini befungsi sebagai perapat dari sambungan. Perapat ini diperlukan karena memang tingkat kekasaran pada kedua komponen mesin akan memungkinkan terjadinya kebocoran. Gasket inilah yang akan berfungsi sebagai komponen antara untuk mencegah terjadinya kebocoran.

Pada saat dilakukan pengencangan baut pengikat antara dua buah flange, maka gasket akan bereaksi dengan berbah bentuk sesuai tingkat elastisitasnya. Perubahan bentuk ini akan mengisi ruang yang dihasilkan oleh kedua flange karena pengerjaan yang tidak rata. Perubahan bentuk inilah yang menyebabkan sambungan antara kedua flange menjadi rapat dan memungkinkan untuk mencegah kebocoran.

Jenis-jenis material gasket yang digunakan dalam industri kimia berbedabeda, disesuaikan dengan kondisi operasi (tekanan, temperatur) dan karakteristik bahan kimia yang kontak dengan gasket. Sehingga bahan dasar gasket akan disesuaikan dengan tingkat kebutuhannya. Sebagai ilustrasi, material gasket untuk perpipaan yang di dalamnya mengalir air tentu akan berbeda dengan material gasket yang digunakan untuk sambungan antara blok slinder dengan kepala silinder. Secara umum, bahan dasar gasket ada tiga jenis, yaitu metal, non-metal dan setengah metal.

Gasket metal terbuat dari tembaga, aluminium atau kuningan. Gasket non-metal biasanya dibuat dari asbes, karet, kertas, rami, kulit, gabus dan keramik. Biasanya sebagai perapat antar komponen nonmetal gasket yang digunakan menggunakan bahan dasar asbes, karet dan kertas. Untuk bahan semi metal biasanya gabungan dari bahan metal dan non-metal.

Secara lebih rinci, bahan pembuat gasket adalah: Rubber Gaskets :Banyak sekali jenis gasket yang menggunakan bahan rubber sheet atau lembaran karet, seperti neoprene, nitrile, fluorocarbon, red rubber, aflas dan silicone.

  1. Viton Gaskets: Viton gasket banyak digunakan untuk sistem di mana terdapat bahan kimia yang bersifat asam atau basa, hidrokarbon dan minyak, baik nabati maupun hewani.
  2. PTFE (Polytetrafluoroethylene) Material: Gasket PTFE atau Teflon gasket merupakan gasket yang paling banyak dikenal, karena bersifat multi fungsi. Teflon memiliki ketahanan yang baik terhadap berbagai bahan kimia, termasuk hidrogen peroksida.
  3. Graphite Gaskets: Graphite fleksibel tahan terhadap panas. Selain itu, gasket jenis ini juga tahan pada kondisi sangat asam dan basa.
  4. EPDM (Ethylene Propylene Diene Monomer (M-class) rubber) Material:
    Gasket dengan material EPDM tahan terhadap ozon, sinar Ultra Violet, minyak alami dan berbagai jenis bahan kimia.

2. O-ring

O-ring Macam-Macam Fungsi Seal Dan Cara Mengatahui Ukuranya 1

O-ring adalah bentuk cincin yang sangat lunak yang terbuat dari bahan alami atau karet synthetic atau plastik. Dalam pemakaianya O-ring biasanya dikompres antara dua permukaan sebagai seal, O-ring sering digunakan sebagai static seal yang fungsinya sama dengan gasket.

bagaimana cara mengukur O-Ring?

O-ring sebenarnya sangat mudah diukur. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengukur diameter dalam (ID) atau diameter luar (OD) dan lebar atau penampang (C / S) dari cincin o. Diagram menunjukkan di mana dimensi-dimensi ini dapat ditemukan. Setelah Anda memiliki ukuran-ukuran ini Anda kemudian perlu memutuskan apakah ukuran yang Anda butuhkan tercantum di bawah ini atau apakah yang paling sesuai akan menjadi oring metrik.

Setelah Anda memiliki ukuran dasbor AS-568 yang Anda butuhkan, Untuk menghitung diameter luar o-ring (OD) Anda dapat menggunakan rumus ini: 2 (CS) + ID = OD
Jika Anda memiliki OD dan perlu mencari ID, gunakan rumus ini: OD – 2 (CS) = ID

Misalnya akan di buat sebuah alur pada benda kerja dengan ukuran diameter 30 mm dan o-ring mempunyai ketebalan diameter 3.5 mm.Cara menghitungnya adalah ( 3.5 x 2 ) – 1.5 = 5.5 .Angka 5.5 merupakan angka untuk pergerakan eretan lintang.Jadi ketika membuat alur untuk diameter 30 dan ketebalan o-ringnya adalah 3.5 mm maka gerakkanlah pisau dengan memutar eretan lintang sejauh 5.5 mm.Sehingga diperoleh ukuran 24.5 mm.Untuk benda kerja dengan ukuran kurang dari 30 mm biasanya angka pergeseran eretan lintang masih saya tambahi lagi dengan 0.2 mm sehingga ukurannya menjadi 24.3 mm.Untuk benda kerja yang lebih besar dari itu maka ukurannya adalah tetap yaitu eretan lintang di putar sejauh 5.5 mm.Sedangkan lebar alurnya adalah 3.5 + 0.5 mm = 4 mm.

Ukuran ini juga ada perbedaan untuk membuat alur dalam.Misalnya akan dibuat sebuah alur  dalam pada benda kerja dengan diameter dalam 50 mm dan ketebalan o-ringnya adalah 3.5 mm,cara menghitungnya adalah ( 3.5 x 2 ) – 1 = 6.Buatlah alur dalam dengan pergeseran eretan lintang sejauh 6 mm sehingga ukurannya menjadi 56 mm dan lebarnya adalah 4 mm.

  1. Lip Seals

Lip-Seals-400x400 Macam-Macam Fungsi Seal Dan Cara Mengatahui Ukuranya 1

Lip seal adalah jenis dynamic seal yang banyak digunakan pada kontruksi alat berat. Lipseal memikul semua jenis kondisi pengoperasian dan mencegah tidak beroperasinya machine karena panas yang diakibatkan gesekan atau juga mencegah bercampurnya pelumas atau cairan.

Oil seal dibedakan berdasarkan bentuk lip seal, dimana berdasarkan bentuk lip seal dapat diklasifikasikan sebagai beikut :

  1. Single Lip Seal  : Lip tidak menggunakan sping loaded, digunakan untuk sealing cairan kental seperti grease pada shaft dengan kecepatan lambat.
  1. Single Lip Spring Loaded  Spring loaded membantu kerapatan lip, digunakan untuk sealing cairan dengan viskositas yang rendah pada shaft, kecepatan putar tinggi dan pada lingkungan kerja yang tidak berdebu.
  2. Double Lip Lip seal menghadap berlawanan arah dengan tambahan spring loaded pada salah satu sisinya. Digunakan sebagai sealing pada lip yang dilengkapi dengan spring loaded sedang pada satu sisi yang tidak ada spring loaded berfungsi sebagai sealing untuk debu dan partikel lainnya.
  3. Dual Lip  :Lip seal menghadap berlawanan arah dengan tambahan spring loaded pada kedua sisinya. Digunakan sebagai sealing terhadap pelumas kental pada satu sisinya dan sebagai sealing terhadap cairan lain pada salah satu sisi lainnya.

 

  1. Duo Cone

Duo-Cone-400x400 Macam-Macam Fungsi Seal Dan Cara Mengatahui Ukuranya 1

Duo cone seal dibuat edengan fungsi untuk menjaga kotoran tidak masuk ke dalam sistem dan menjaga kebocoran cairan pelumas pada area yang luas dalam machine. Duo cone seal harus bisa menahan karat yang lebih lama dengan sedikit perawatan  Duo cone seal lebih bisa menahan kebengkokan shaft, end play dan beban yang tiba-tiba.

Duo cone seal terdiri dari dua ring yang biasanya terbuat dari karet, dipasangkan pada dua groove metal retaining ring.

Rubber rings bekerja sama dengan metal rings berfungsi sebagai seal. Rubber ring juga sebagai bantalan untuk metal rings dan menjaga kerataan permukaan pada saat shaft berputar selama machine beroperasi. Kehalusan permukaan metal rings bersama-sama dengan kekentalan oli melapisi shaft.

  1. Cara mengetahui ukuran seall

Dengan contoh sill ssokbreker Honda Supra X yang kodenya 26 37 10,5. “Itu artinya diameter dalam ‘sil’ 26mm, diameter luar 37 mm dan tebal 10,5 mm”

Nah kalo sil rusak dan nomornya sudah tidak terlacak tinggal ukur pakai sigmat atau jangka sorong. Misalnya untuk sokbreker, ya tinggal ukur as sok sebagai patokan diameter dalam dan tabungnya sebagai ukuran diameter luar. Karena yang penting pada sil, dua angka pertama diameter luar dan dalam.Sedang angka ke-3 atau ketebalannya boleh beda tapi selisihnya tak lebih dari 1 angka saja. Lebih dari itu sil rawan bocor.

Selanjutnya >>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *